Rabu, 10 Agustus 2016
Selasa, 12 Mei 2015
Senin, 10 November 2014
Raja Udang Biru (Alcedo coerulescens)
Ciri-Ciri :
Raja-udang biru memiliki tubuh berukuran sangat kecil (14 cm). Tubuh
bagian atas dan garis dada biru kehijauan mengkilap. Mahkota dan penutup
sayap bergaris hitam kebiruan. Kekang, tenggorokan dan perut putih.
Iris coklat, paruh hitam, kaki merah. Bertengger di vegetasi tepi air.
Terbang sangat cepat sambil bersuara. Terbang melayang (hovering) dengan
kepakan cepat, dan menukik cepat ke dalam air untuk menangkap mangsa. Burung ini merupakan jenis burung pemakan ikan, serangga kecil,
krustasea.
Telur berwarna keputih-putihan, jumlah 3-5 butir. Berbiak bulan Mei, Agustus.
Habitat
rawa pesisir, mangrove, muara sungai.Penyebaran
Sumatera, Jawa, Bali, Lombok, Sumbawa.
Elang Tikus
![]() |
| lokasi Hutan Kampus Universitas Bengkulu |
Klasifikasi Ilmiah
Kingdom : AnimaliaPhylum : Chordata
Sub-phyllum : Vertebrata
Class : Aves
Order : Falconiformes
Family : Accipitridae
Genus : Elanus
Species : Elanus caeruleus(Desfotaines,1789)
Suara : Siulan lembut “whiip,… whiip”..
Deskripsi.
Berukuran 30 cm. Berwarna putih, abu-abu dan hitam. Berbecak hitam pada bahu, bulu primer hitam panjang khas. Apabila mereka sudah dewasa, mereka berciru-ciri: terdapat mahkota di punggung, sayap pelindung dan bagian pangkal ekor abu-abu. Muka, leher dan bagian bawah putih, paruh berwarna hitam dan kaki berwarna kuning. Pada jenis burung yang masih muda, iris matanya berwarna kuning, tapi saat sudah dewasa iris matanya berubah menjadi merah.Habitat
Bisa di jumpai mulai dari ketinggian 0-2300 m dpl. Lebih sering di
jumpai di daerah bukaan seperti perkebunan. Menggunakan pohon kering
pada percabangan yang paling tinggi untuk mengintai mangsa. Menghuni
juga daerah savana.
Makanan
Memakan binatang pengerat dengan ukuran kecil(40-90 gram), Kelelawar,
burung-burung kecil, reptil dan serangga. Berburu dari tenggeran sambil
mengawasi pergerakan mangsanya. Terbang melayang pelan sambil mengawasi
mangsa dan meluncur menangkap mangsanya ketika mangsa buruanya terlihat.
Status dan konservasi
Perdagangan Internasional: Appendix II, dapat diperdagangkan dengan pengaturan tertentu. Dan pemerintah Indonesia melindungi elang tikus dengan PP nomor 7 dan 8 tahun 1999 Appendix II CITES.
Rabu, 27 Agustus 2014
Elang tiram - Osprey ( Pandion haliaetus)
Elang tiram ( Pandion haliaetus) adalah salah satu-satunya spesies dalam suku Pandionidae dan genus Pandion.
Spesies ini berukuran besar, dengan panjang sekitar 60cm dan memiliki
bulu punggung berwarna coklat, topeng gelap di sekitar mata dan sisi
bawah tubuh berwarna putih.
Spesies ini mempunyai daerah sebaran yang luas. Beberapa dari subspesies
terancam oleh hilangnya habitat, penggunaan pestisida dan kontaminasi.
Elang Tiram dievaluasikan sebagai beresiko rendah di dalam IUCN Red List dan didaftarkan dalam CITES Appendix II. (Wikipedia. 2014)
Selasa, 03 Desember 2013
Wildlife University Bengkulu
Universitas Bengkulu merupakan Universsitas Negeri yang ada di Provinsi Bengkulu, di kampus ini boleh dikatakan kampus hijau walaupun pada kenyataanya sekarang sudah mulai menjadi kampus penuh bagunan-bangunan gedung-gedung bertingkat. Satuhal yang sangat menarik adalah tentang Satwa Liar yang ada dikampus ini, namun keberadaan mereka sekarang mulai terancam karena hutan kampus yang ada mulai tergantikan dengan hutan-hutan beton bertingkat (Gedung-gedung), hal ini sangat disayangkan sekali sebab sangat jarang kampus-kampus yang memiliki satwa liar yang masih sangat bagus seperti yang dimiliki oleh kampus UNIB ini.
Satwa Liar ini meliputi Aves, Reptil, Ampibi, Odonata dan Mamlia. Untuk
dari Aves sendiri terdiri dari kelompok-kelompok Predator hingga burung
bisa, semua ini merupakan hasil pengamatan saya sendiri di sela-sela
waktu luang, dalam pengamtan ini saya ditemani dengan teman setia yakni
sebuah kamera digital D3100, dan ini dia satwa-satwa liar Universitas
Bengkulu.
1. Serak jawa ( Tyto alba )
Klasifikasi ilmiah
Kerajaan : Animalia
Filum : Chordata
Kelas : Aves
Ordo : Strigoformes
Family : Tytonidae
Upafamili : Tytonidae
Kelas : Aves
Ordo : Strigoformes
Family : Tytonidae
Upafamili : Tytonidae
Genus : Tyto
Spesies : Tyto alba
Nama binomial
Tyto alba
(Scopoli, 1769)
Serak jawa atau biasa dikenal dengan nama burung hantu ini biasanya aktif di malam hari untuk berburu tikus, untuk di kampus UNIB sendiri burung hantu ini dapat ditemui di sekitar Gedung Perpus UNIB, FKIP, GKB1 dan Basic Science Biologi MIPA faktor ini diduga karena disekitaran kampus UNIB terdapat beberapa sawah yang luas, dan juga di beberapa gedung di UNIB menjadi tempat sarang dari Tyto alba ini.
2. Elang Brontok (Spizaetus cirrhatus)
| Status konservasi | ||||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Klasifikasi ilmiah | ||||||||||||||
|
||||||||||||||
| Nama binomial | ||||||||||||||
| Spizaetus cirrhatus (Gmelin, 1788) |
| Status konservasi | ||||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Klasifikasi ilmiah | ||||||||||||||
|
||||||||||||||
| Nama binomial | ||||||||||||||
| Elanus caeruleus Desfontaines, 1789 |
||||||||||||||
| Sinonim | ||||||||||||||
| Elanus melanopterus |
Langganan:
Postingan (Atom)






