Selasa, 12 Mei 2015
Senin, 10 November 2014
Raja Udang Biru (Alcedo coerulescens)
Ciri-Ciri :
Raja-udang biru memiliki tubuh berukuran sangat kecil (14 cm). Tubuh
bagian atas dan garis dada biru kehijauan mengkilap. Mahkota dan penutup
sayap bergaris hitam kebiruan. Kekang, tenggorokan dan perut putih.
Iris coklat, paruh hitam, kaki merah. Bertengger di vegetasi tepi air.
Terbang sangat cepat sambil bersuara. Terbang melayang (hovering) dengan
kepakan cepat, dan menukik cepat ke dalam air untuk menangkap mangsa. Burung ini merupakan jenis burung pemakan ikan, serangga kecil,
krustasea.
Telur berwarna keputih-putihan, jumlah 3-5 butir. Berbiak bulan Mei, Agustus.
Habitat
rawa pesisir, mangrove, muara sungai.Penyebaran
Sumatera, Jawa, Bali, Lombok, Sumbawa.
Elang Tikus
![]() |
| lokasi Hutan Kampus Universitas Bengkulu |
Klasifikasi Ilmiah
Kingdom : AnimaliaPhylum : Chordata
Sub-phyllum : Vertebrata
Class : Aves
Order : Falconiformes
Family : Accipitridae
Genus : Elanus
Species : Elanus caeruleus(Desfotaines,1789)
Suara : Siulan lembut “whiip,… whiip”..
Deskripsi.
Berukuran 30 cm. Berwarna putih, abu-abu dan hitam. Berbecak hitam pada bahu, bulu primer hitam panjang khas. Apabila mereka sudah dewasa, mereka berciru-ciri: terdapat mahkota di punggung, sayap pelindung dan bagian pangkal ekor abu-abu. Muka, leher dan bagian bawah putih, paruh berwarna hitam dan kaki berwarna kuning. Pada jenis burung yang masih muda, iris matanya berwarna kuning, tapi saat sudah dewasa iris matanya berubah menjadi merah.Habitat
Bisa di jumpai mulai dari ketinggian 0-2300 m dpl. Lebih sering di
jumpai di daerah bukaan seperti perkebunan. Menggunakan pohon kering
pada percabangan yang paling tinggi untuk mengintai mangsa. Menghuni
juga daerah savana.
Makanan
Memakan binatang pengerat dengan ukuran kecil(40-90 gram), Kelelawar,
burung-burung kecil, reptil dan serangga. Berburu dari tenggeran sambil
mengawasi pergerakan mangsanya. Terbang melayang pelan sambil mengawasi
mangsa dan meluncur menangkap mangsanya ketika mangsa buruanya terlihat.
Status dan konservasi
Perdagangan Internasional: Appendix II, dapat diperdagangkan dengan pengaturan tertentu. Dan pemerintah Indonesia melindungi elang tikus dengan PP nomor 7 dan 8 tahun 1999 Appendix II CITES.
Rabu, 27 Agustus 2014
Elang tiram - Osprey ( Pandion haliaetus)
Elang tiram ( Pandion haliaetus) adalah salah satu-satunya spesies dalam suku Pandionidae dan genus Pandion.
Spesies ini berukuran besar, dengan panjang sekitar 60cm dan memiliki
bulu punggung berwarna coklat, topeng gelap di sekitar mata dan sisi
bawah tubuh berwarna putih.
Spesies ini mempunyai daerah sebaran yang luas. Beberapa dari subspesies
terancam oleh hilangnya habitat, penggunaan pestisida dan kontaminasi.
Elang Tiram dievaluasikan sebagai beresiko rendah di dalam IUCN Red List dan didaftarkan dalam CITES Appendix II. (Wikipedia. 2014)
Selasa, 03 Desember 2013
Wildlife University Bengkulu
Universitas Bengkulu merupakan Universsitas Negeri yang ada di Provinsi Bengkulu, di kampus ini boleh dikatakan kampus hijau walaupun pada kenyataanya sekarang sudah mulai menjadi kampus penuh bagunan-bangunan gedung-gedung bertingkat. Satuhal yang sangat menarik adalah tentang Satwa Liar yang ada dikampus ini, namun keberadaan mereka sekarang mulai terancam karena hutan kampus yang ada mulai tergantikan dengan hutan-hutan beton bertingkat (Gedung-gedung), hal ini sangat disayangkan sekali sebab sangat jarang kampus-kampus yang memiliki satwa liar yang masih sangat bagus seperti yang dimiliki oleh kampus UNIB ini.
Satwa Liar ini meliputi Aves, Reptil, Ampibi, Odonata dan Mamlia. Untuk
dari Aves sendiri terdiri dari kelompok-kelompok Predator hingga burung
bisa, semua ini merupakan hasil pengamatan saya sendiri di sela-sela
waktu luang, dalam pengamtan ini saya ditemani dengan teman setia yakni
sebuah kamera digital D3100, dan ini dia satwa-satwa liar Universitas
Bengkulu.
1. Serak jawa ( Tyto alba )
Klasifikasi ilmiah
Kerajaan : Animalia
Filum : Chordata
Kelas : Aves
Ordo : Strigoformes
Family : Tytonidae
Upafamili : Tytonidae
Kelas : Aves
Ordo : Strigoformes
Family : Tytonidae
Upafamili : Tytonidae
Genus : Tyto
Spesies : Tyto alba
Nama binomial
Tyto alba
(Scopoli, 1769)
Serak jawa atau biasa dikenal dengan nama burung hantu ini biasanya aktif di malam hari untuk berburu tikus, untuk di kampus UNIB sendiri burung hantu ini dapat ditemui di sekitar Gedung Perpus UNIB, FKIP, GKB1 dan Basic Science Biologi MIPA faktor ini diduga karena disekitaran kampus UNIB terdapat beberapa sawah yang luas, dan juga di beberapa gedung di UNIB menjadi tempat sarang dari Tyto alba ini.
2. Elang Brontok (Spizaetus cirrhatus)
| Status konservasi | ||||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Klasifikasi ilmiah | ||||||||||||||
|
||||||||||||||
| Nama binomial | ||||||||||||||
| Spizaetus cirrhatus (Gmelin, 1788) |
| Status konservasi | ||||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Klasifikasi ilmiah | ||||||||||||||
|
||||||||||||||
| Nama binomial | ||||||||||||||
| Elanus caeruleus Desfontaines, 1789 |
||||||||||||||
| Sinonim | ||||||||||||||
| Elanus melanopterus |
Kamis, 16 Februari 2012
BURUNG NAMDUR
Namdur, Ptilonorynchidae
Gambar 1.2 Jenis Namdur Polos (Amblyornis
inornatus)
Ada
18 jenis yang yang tersebar di seluruh Australia sampai P.Papua. Di Pulau Papua
terdapat 11 jenis yang hidup di pegunungan P.Papua. Dan dua jenis di antaranya
menyukai padang rumput dan savanna di dataran rendah sebagai tempat hidup.
Kedua jenis itu adalah Chlamydera.
Ukuran
dan bentuk tubuh relative seragam, seukuran dengan mino sampai gagak kecil. Di
P. Papua, bulu jnis yang poligami biasanya ada prbedaan warna jantan dan
betina: jantan warnanya lebih cerah. Bulu seragam : hitam, Zaitun, coklat atau
kehijauan , pada beberapa jenis jantan menunjukkan hiasan jambul jingga. Suara
pada umumnya parau, sering diselingi dengan suara tiruan yang mirip jenis burung
yang lain. Keunikan dari burung Namdur Polos adalah dimana si jantan Namdur
Polos membangun panggung peragaan
(bower), yang dibuat dari ranting-ranting dan di hiasi barang-barang
berwarna-warni, seperti buah beri atau bunga, yang di susun sesuai dengan warna
dari benda yang enjadi hiasan panggung peragaan (bower) atau sarang burung
Namdur tersebut.
- Namdur Polos (Amblyornis inornatus)
Panjang tubuh 25 cm. Warna tubuh jantan dan
betina coklat zaitun kusam. Kepala besar, paruh tebal kehitaman, berujung kait.
Burung ini memeliki suara lengkingan chree chree atau chuck chuck
dan suara metalik aneh lainnya dan nada scheurr mirip dengan suara jenis lainnya, pada
saat di panggung pergaan burung ini bisa meniru suara jenis burung linnya
bahkan bisa meniru sura binatang lain seperti, kucing mengeong, menggetar,
menghentak, dan suara keriat-keriut bahkan burung namdur polos ini bias meniru
suara manusia. Oleh masyarakat setempat burung ini dinamakan burung ambrew yang
artinya burung pintar.
Gambar 1.3 namdur polos
jantan saat menghiasi sarang atau panggung peraga
4.1.2 Perilaku Burung Namdur
polos
Membuat sarang atau panggung peragaan terbesar dan paling
rumit di antara burung namdur jenis
lain, dimana sarang atau panggung peragaan di buat berbentuk kerucut setinggi 1 m, dengan diameter 1,6 m, dengan sebuah pintu masuk dan halaman
depan, yang mana keduanya dihiasi dengan bunga-bunga, buah-buahan, jamur-jamur
dan bahkan tutup-tutup botol serta plastik-plastik di jadikan sebagai hiasan
sarang atau panggung peragaan.
Gambar. 1.4 salah satu sarang/ panggung peraga
burung namdur polos
Gambar 1.5 namdur polos
mengelompokkan pernak-pernik hiasan sarangnya
Dan salah satu ciri yang paling terkemuka adalah
kebiasaan mereka saat musim kawin, di
mana yang jantan akan membangun sarang untuk menarik pasangan. Sarang ini bisa
dihias dengan sangat indah. Apabila
penampilan sarang yang dibuat oleh sang jantan tidak menarik maka si betina
akan meninggalkan sang jantan tersebut dan mencari sarang yang lebih bagus dan
menarik. Sarang ini di bangun di kawasan hutan dataran tinggi yang datar pada
lantai hutan punggung bukit di hutan pegunungan. Burung namdur polos ini
mempunyai sifat poligami terhadap pasangannya.
Langganan:
Postingan (Atom)









